Sumber Daya Manusia Dalam Teori X dan Y McGregor

Sumber daya manusia adalah perangkat penggerak dari sebuah perusahaan, segala hal yang berkaitan dengan ide, pengembangan, inovasi bermula dari sumber daya manusia ini sendiri karena tindakan yang dilakukan oleh manusia.

Perangkat penggerak ini jangan diartikan sebagai mesin yang dijalankan oleh suatu program khusus atau program dalam basis komputer, karena yang dimaksud perangkat penggerak adalah hal-hal yang melekat dalam diri manusia itu sendiri.

Pengertian SDM

Sumber daya manusia (SDM) jika mengacu pada pengertian yang ditawarkan oleh Prof. Dr. H. Hadari Nawawi adalah: “Potensi yang merupakan asset dan berfungsi sebagai modal (non material/non financial) di dalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi perusahaan”.

Pengertian di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa setiap hal-hal (asset) yang melekat dalam diri manusia merupakan keuntungan dan peluang (potensi) untuk mengembangkan perusahaan. Potensi berupa daya pikir baik yang bersifat fisik maupun non-fisik, dengan adanya potensi-potensi ini maka perusahaan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dikenal khalayak.

Secara umum sumber daya manusia mampu menjalankan segala rutinitas yang diinginkan perusahaan dalam visi dan misinya, keuntungan ini dilaksanakan oleh manusia sebagai motor penggerak.

Konsep Sumber Daya Manusia
Ilusterasi Konsep Sumber Daya Manusia

Konsep Sumber Daya Manusia McGregor

McGregor mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang berkaitan dengan motivasi. Ungkapan tersebut dinyatakan dalam teorinya, yaitu Teori X dan Y. sedangkan dalam pengertian yang termuat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, motivasi sendiri merupakan:

“Dorongan yang timbul dalam diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu”.

Sejalan dengan pengertian di atas, motivasi adalah keinginan yang melekat dalam diri manusia. Dalam sumber daya manusia, keinginan inilah yang nantinya menjadi penentu apakah karyawan maupun orang-orang yang terlibat mampu memberikan kontribusi lebih bagi perusahaan, sehingga tujuan perusahaan untuk berkembang bisa diwujudkan secara nyata.

Baca Juga:  Pekerjaan dan 4 (Empat) Pertimbangan Dalam Memilihnya

Teori X dan Y McGregor Dalam Sumber Daya Manusia

Teori X yang dipaparkan berkaitan erat dengan sikap dan sifat dari manusia secara individu dalam pekerjaan. Ada tiga hal yang disebutkan oleh McGregor tentang manusia, antara lain:

  1. Malas untuk melakukan pekerjaan dan selalu berusaha untuk menghindarkan diri, sehingga mereka harus dipaksa untuk melakukan suatu pekerjaan.
  2. Cenderung tidak menyukai pekerjaan, sehingga diperlukan sedikit ancaman atau paksaan agar mereka mau melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Bentuk motivasi yang harus dilakukan adalah pemaksaan atau pengendalian yang ketat.
  3. Lebih suka diarahkan, dituntun, dan dibimbing dalam melakukan pekerjaan.

Sedangkan untuk Teori Y sendri sebenarnya merupakan teori yang berlawanan dengan Teori X, karena di sini disebutkan bahwa manusia itu:

  1. Tidak sungguh-sungguh bersifat menolak pekerjaan. Mereka akan bekerja dengan baik asalkan diberi motivasi yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.
  2. Mampu melatih dirinya dan meningkatkan kemampuannya asalkan diberikan kesempatan yang banyak. Mereka mampu mengendalikan diri sendiri dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.
  3. Kemalasan dan penolakan akan tanggungjawab bukan merupakan sifat dasar dan pembawaan manusia. Hal tersebut lebih banyak disebabkan oleh situasi sesaat saja.
  4. Mempunyai kemampuan tinggi untuk berkreasi dan mampu menghasilkan pekerjaan besar. Namun yang harus digali hanya sebagian kecil dari potensi dirinya.

Untuk memahami sumber daya manusia, bisa dimulai dari bagaimana manusia itu berperilaku, potensi manusia, dan hal-hal lainnya yang menyebutkan dirinya sebagai manusia seutuhnya, karena manusia adalah sumber dari segala persoalan dan keuntungan.

Penutup

Manusia memiliki kecenderungan berupa kebaikan dan keburukan, karena sifatnya yang berubah-ubah. Sudah menjadi hal yang diketahui umum bahwa manusia akan lebih mudah diajak ketika diberikan dorongan dan pengertian-pengertian tentang tanggung jawabnya.

Baca Juga:  Pekerjaan dan 4 (Empat) Pertimbangan Dalam Memilihnya

Artikel ini telah dimuat di blog pribadi Ahmed Fauzy Hawi dengan judul Konsep Dasar Sumber Daya Manusia: Teori X dan Teori Y McGregor dan telah diperbaharui, disesuaikan dengan kategori Bisnis yang ada dalam website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *